Beranda » Sejarah Diciptakannya Televisi

Sejarah Diciptakannya Televisi

by Editor D
0 comment 21 views
setiawan ichlas - sejarah tv

Hi Sobat Setiawan Ichlas – Televisi adalah salah satu media elektronik yang dapat menyajikan informasi, edukasi, dan hiburan dalam bentuk audio-visual. Televisi telah mengalami banyak perkembangan sejak ditemukan pertama kali pada abad ke-19. Berikut adalah sejarah singkat dari penemuan dan perkembangan televisi.

Awal mula sejarah penemuan televisi tidak bisa dilepaskan dari penemuan dasar gelombang elektromagnetik oleh Joseph Henry dan Michael Faraday pada tahun 1831. Gelombang elektromagnetik ini menjadi dasar untuk teknologi komunikasi elektronik. Pada tahun 1880, Alexander Graham Bell dan Thomas Edison mengemukakan teori bahwa selain suara, perangkat komunikasi juga bisa mengirimkan gambar. Bell kemudian menciptakan alat yang disebut photophone yang bisa mengirimkan pesan suara dan gambar.

Pada tahun 1884, seorang mahasiswa Jerman bernama Paul Gottlieb Nipkow berhasil mengirimkan gambar dengan menggunakan kawat beresolusi 18 garis yang melingkar. Alat ini disebut sebagai teleskop elektrik dan merupakan cikal bakal dari televisi mekanik. Pada tahun 1925, John Logie Baird dari Skotlandia berhasil menampilkan gambar bergerak di London dengan menggunakan disk Nipkow. Pada tahun 1926, ia menampilkan gambar bergerak monokrom dengan resolusi 30 baris.

Pada tahun 1927, Philo Farnsworth dari Amerika Serikat berhasil menemukan televisi elektronik yang menggunakan tabung sinar katoda untuk memindai dan menampilkan gambar. Televisi elektronik ini memiliki keunggulan dibandingkan televisi mekanik karena bisa menampilkan gambar dengan resolusi lebih tinggi dan lebih stabil. Pada tahun 1931, Allen B. DuMont berhasil meningkatkan kualitas tabung sinar katoda dengan menambahkan lapisan fosfor.

banner

 

setiawan ichlas - penemu tv

Philo Farnsworth

Pada tahun 1936, BBC mulai mengudara secara resmi dengan menggunakan sistem televisi elektronik Farnsworth. Pada tahun yang sama, Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 baris. Namun, televisi warna ini belum praktis karena membutuhkan tiga tabung sinar katoda untuk setiap warna dasar (merah, hijau, biru). Pada tahun 1940, CBS mengembangkan sistem televisi warna yang menggunakan satu tabung sinar katoda dengan filter warna yang berputar.

Pada tahun 1953, RCA berhasil mematenkan sistem televisi warna yang kompatibel dengan televisi hitam putih yang sudah ada. Sistem ini menggunakan tiga sinyal warna yang dikombinasikan menjadi satu sinyal video yang bisa ditampilkan oleh tabung sinar katoda dengan tiga fosfor warna. Sistem ini kemudian menjadi standar untuk televisi warna di Amerika Serikat.

Pada tahun 1960-an, televisi mulai berkembang menjadi media massa yang populer dan berpengaruh. Televisi juga mulai menayangkan program-program yang bervariasi seperti berita, olahraga, drama, komedi, musik, dan lain-lain. Pada tahun 1962, Telstar menjadi satelit komunikasi pertama yang digunakan untuk menyiarkan program televisi secara internasional.

Pada tahun 1970-an, televisi mulai menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas gambar dan suara. Teknologi digital ini juga memungkinkan penggunaan efek khusus, grafis komputer, teks, dan subtitel pada program televisi. Pada tahun 1972, Philips memperkenalkan video rekorder (VCR) yang bisa merekam dan memutar program televisi dalam bentuk kaset.

Pada tahun 1980-an, televisi mulai menggunakan teknologi kabel dan satelit untuk menambah jumlah saluran dan jangkauan siaran. Televisi juga mulai menggunakan teknologi remote control yang memudahkan pengguna untuk mengganti saluran tanpa harus beranjak dari tempat duduk. Pada tahun 1983, Sony memperkenalkan camcorder yang bisa merekam gambar dan suara dalam satu perangkat.

Pada tahun 1990-an, televisi mulai menggunakan teknologi high definition (HD) yang bisa menampilkan gambar dengan resolusi lebih tinggi dan rasio aspek lebih lebar. Televisi juga mulai menggunakan teknologi plasma dan LCD yang membuat layar televisi menjadi lebih tipis dan hemat energi. Pada tahun 1996, DVD menjadi format baru untuk menyimpan dan memutar program televisi dengan kualitas lebih baik.

Pada tahun 2000-an, televisi mulai menggunakan teknologi digital terrestrial (DTT) yang bisa menyiarkan program televisi melalui gelombang radio digital. Televisi juga mulai menggunakan teknologi internet protocol (IP) yang bisa menyiarkan program televisi melalui jaringan internet. Pada tahun 2009, Blu-ray menjadi format baru untuk menyimpan dan memutar program televisi dengan kualitas HD.

Pada tahun 2010-an, televisi mulai menggunakan teknologi ultra high definition (UHD) yang bisa menampilkan gambar dengan resolusi lebih tinggi dari HD. Televisi juga mulai menggunakan teknologi 3D yang bisa menampilkan gambar dengan efek kedalaman. Pada tahun 2012, OLED menjadi teknologi baru untuk layar televisi yang bisa menampilkan warna lebih cerah dan kontras lebih tinggi.

Demikianlah sejarah singkat dari penemuan dan perkembangan televisi dari masa ke masa. Televisi telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia modern. Televisi tidak hanya sebagai media informasi, edukasi, dan hiburan, tetapi juga sebagai media sosial, budaya, dan politik. Televisi terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

You may also like

Leave a Comment